Biografi : Lady Diana

Biografi : Lady Diana




Anjirr ... bener-bener adminnya** masa arsip tahun 2017 masih kosong sii??? Heheheh ... sorry banget yaa temen-temenn, adminnya sibuk poll nihh ... apalagi mengingat Ujian Nasional tinggal beberapa minggu lagi. Yah ... walaupun ada kesempatan*meskisempit* Neii mau ngepost biografi tentang salah satu idola Neii!



Yhaa ... dulunya beliau di kenal dengan kecantikan dan keanggunannya. Dia juga dulu adalah salah satu anggota keluarga Kerajaan Britania Raya. Wanita berambut pirang yang cantik itu adalah ...

LADY DIANA SPENCER (DIANA), PRINCESS OF WALES 


Foto masa kecil Diana Frances Spencer, umur 10 tahun.

Kehidupan Awal
Nama gadis cantik di foto itu adalah Diana Frances Spencer. Diana Spencer adalah anak kedua dari Edward John Spencer, yang kemudian menjadi Earl Spencer ke delapan, dan istri pertamanya, Frances Spencer. Diana di lahirkan di Park House, Sandringham, di Norfolk, Inggris. Dan di baptis di gereja St. Maria Magdalena oleh pendeta Percy Herbert.

Diana mempunyai latar belakang keluarga kerajaan dan bangsawan. Dari garis keturunan ibunya, Diana memperoleh darah Amerika  Moyang Diana merupakan seorang wanita berdarah Amerika yang tergolong wanita yang berada, Frances Works. Sementara dari garis keturunan Ayahnya, Diana merupakan keturunan langsung Raja Charles II melalui dua anak laki-laki diluar nikah  dan meneruskan Raja James II melalui seorang anak perempuannya di luar nikah.

Setelah perceraian kedua orangtuanya, Diana di besarkan oleh Ayahnya. Dengan kematian Albert Spencer pada tahun 1975, Ayah Diana menjadi Earl Spencer ke-8 dan Diana diberi gelar Lady Diana Spencer dan pindah rumah ketika ia masih menjadi anak-anak di Park House ke rumah keluarga besar mereka di Althorp. Setahun kemudian, Ayahnya menikah lagi dengan Raine, Countess Dartmouth, anak perempuan novelis Barbara Cartland.

Pendidikan
Diana menerima pendidikannya di Riddleworth Hall di Norfolk dan di West Heath Girl'School di Sevenoaks, Kent, dimana dia dianggap sebagai pelajar berprestasi rendah. Diana juga telah gagal dalam pemeriksaan O-levelnya. Pada 1977, di usianya yang ke-16 tahun, Diana meninggalkan sekolah West Heath Girl-School untuk melanjutkan pendidikan di Institut Alpin Videmanette di Switzerland, sebuah sekolah yang menitikberatkan pendidikan budaya dan menyediakan pelajar-pelajarnya untuk aktivitas-aktivitas sosial. Di situ juga, Diana berkenalan dengan calon suaminya yang pada masa itu keluar dengan kakaknya, Lady Sarah. Walaupun Diana tidak cemerlang dalam hal akademis, dia memiliki kemampuan yang bagus dalam bidang olahraga dan juga penyanyi amatir yang baik.

Pernikahan 

Pada bulan Februari 1981, Diana bertunangan dengan putra mahkota Kerajaan Inggris, Pangeran Charles, yang merupakan anak sulung Ratu Elizabeth II. Dan pada 4 bulan setelahnya, atau tanggal 29 Juli 1981, Lady Diana menikah dengan Pangeran Charles di Katedral St. Paul, London. Dari pernikahan itu Diana memperoleh gelar Princess of Wales.  Lady Di semakin disayang oleh pers Inggris sejak melahirkan putra pertamanya dengan Pangeran Charles, yang diberi nama Pangeran William Arthur Philip Louis  pada 21 Juni 1982, kemudian disusul putra keduanya, Pangeran Harry Charles Albert David. Kebahagiaan sangat terasa di keluarga baru ini.

Keluarga kecil yang bahagia

Diana bersama kedua putranya

PERCERAIAN
Namun selang beberapa tahun kemudian mulai muncul benih-benih keretakan rumah tangga dengan berpalingnya Charles kepada cinta pertamanya, Camilla Parker Bowles. Selain itu, Diana ternyata menderita Bulimia, tercatat sampai lima kali melakukan percobaan bunuh diri seperti biografi yang ditulis oleh Andrew Morton. Bukan hanya Charles yang main affair dengan wanita idaman lain (WIL), tetapi Diana pun terang-terangan punya affair dengan pria idaman lain (PIL). Harapan dan sekaligus "kepercayaan" yang diberikan oleh masyarakat dunia agar pasangan ini bahagia selamanya tidak mampu mereka pertahankan. Setelah diumumkan oleh PM Inggris John Major pada 9 Desember 1992 bahwa pasangan itu hidup berpisah, pada 28 Agustus 1996 keduanya benar-benar berpisah. Kisah bak dongeng yang (diharapkan) serba indah pun berakhir.

Setelah bercerai dengan Pangeran Charles, Diana bertemu dengan Dodi Al-Fayed, putra dari Mohammed Al-Fayed, seorang milyarder musim asal Mesir. Bersama Dodi Al-Fayed, Diana menemukan cinta sejatinya yang tak pernah dia rasakan ketika bersama dengan Pangeran Charles.


KEMATIAN
Sepertinya Princess Diana tak di izinkan berbahagia dengan kekasih barunya itu. Pada malam 31 Agustus 1997, mobil Marcedes hitam yang dikemudikan oleh Henry Paul mengemudi dengan kecepatan tinggi untuk menghindari kejaran Paparazzi yang pantang menyerah untuk mendapatkan foto Diana selepas bercerai dengan Pangeran Charles.  Alhasil, Mobil Marcedes itu menabrak dinding terowongan Pont de'l Alma, Paris, Perancis. Dody Al-Fayed dan sopirnya tewas di tempat, sedangkan Diana sempat dilarikan ke rumah sakit dan setelah dioperasi, dinyatakan tewas pada jam 04.00 pagi.

Berita kematian Diana langsung tersebar luas ke seluruh dunia. Dunia pun berduka dengan kepergian putri cantik yang dikenal berjiwa sosial tinggi, cantik, dan anggun itu. Diana meninggalkan dua putranya, Pangeran William dan Harry yang saat itu masih berusia 15 dan 12 tahun.
Ekspresi duka dua anak Diana, William(15) dan Harry(12) di upacara pemakaman Diana.

Princess of Wales's Funeral
Upacara pemakaman Princess Diana, dunia berduka. (31 Agustus 1997)
Jenazah Lady Diana lalu dimakamkan di Althorp, Northamptonshire, Inggris pada tanggal 6 September 1997 setelah satu minggu di semayamkan. Upacara pemakamannya disiarkan langsung oleh seluruh stasiun TV di dunia dan disaksikan oleh hampir 1,5 milyar penduduk bumi.

Other Note about Lady Diana
 Semasa hidupnya, Lady Diana dikenal sebagai wanita yang memiliki jiwa sosial yang tinggi. Hal ini dibuktikan dengan perhatiannya pada penderita AIDS, tunawisma, dan orang-orang menderita lainnya. Diana adalah public figure pertama yang terang-terangan mau bersalaman dengan penderita AIDS tanpa menggunakan sarung tangan dimana kebanyakan orang menganggap jijik pada mereka. Putri Diana juga melakukan kampanye yang menyerukan ketidaksetujuannya dengan ranjau darat di Afrika.
Sosok Diana Spencer, publik figur pertama yang mau bersalaman dengan penderita AIDS secara terang-terangan

Lady Di ketika menjenguk seorang bayi yang menderita kanker di Shaukat Memorial Hospital For Cancer, Pakistan.

Gallery





















3 comments:

  1. Akhirnya nge-post juga, Kak ^o^ AKu sampe hampir lupa, lho, ini blog siapa -_-'

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahaayyy sampai segitunyakah?? duhh maaf banget yaa Zahra dah lama gak onn ...:v *mukapolos* btw, makasi banyak loo udah visit kesinih:) makasi banget^^

      Delete
  2. Hai nei neiraaaa. Akhirnya kamu posting juga yaah <3

    ReplyDelete

1 ) Berikan komentar yang baik

2 ) Jangan pernah berkata kasar, jorok, dan menyakiti perasaan orang lain

3 ) Jangan sampai bikin gaduh di kotak comment

4 ) Blog ini secara otomatis memilah mana yang komen spam (termasuk yang menawarkan produk-produk seperti produk diet, dll). Jadi, hati-hati komennya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...